Diberdayakan oleh Blogger.

PAPA AKU RINDU

https://geguritansyair.blogspot.com/b/post-preview?token=h07ySksBAAA.lAFjgMXQ910boBmpux1W0Q.EufYk3PpAt0ObwZtUtfRww&postId=331432293632917385&type=POST#!/2014/10/papa-aku-rindu.html



Papa, aku rindu..
Dulu tiap hari kulihat kelelahan di kerut wajahmu
Semua hanya demi aku, anakmu

Papa, aku rindu..
Meski aku hanya diam, kau tahu apa yang kuingin
Semua kau penuhi dengan balutan kasihmu untukku

Papa, aku rindu..
Kurasakan begitu berat hatimu jauh meninggalkanku
Tiap jam kau menelponku
Meski kau tahu, tak kan bisa mendengar suaraku
Hanya ketukan jariku sebagai isyarat
Dan kau selalu mengakhiri dari ujung telepon dengan kata yang sama, “Alhamdulillah”

Papa, aku rindu..
Sepanjang hidup kau berharap dapat mendengar suaraku
Segala upaya kau lakukan
Kini aku hanya bisa mengusap nisanmu
Masih diam tanpa suara

Papa, aku rindu..
Sungguh aku ingin bicara
Andai aku bisa, aku hanya ingin bicara satu kalimat
Ya, satu kalimat saja
“Aku mancintaimu, Papa..”
Hanya itu yang ingin aku bicarakan padamu
Tapi hingga kini hanya hatiku yang mampu bicara
Belum dengan lisanku

Papa, aku rindu..
Dan semoga kau mendengarnya..
ungkapan dari dalam sanubari putri kesayanganmu

PUISI RINDU

gendhis savindra

“RINDU TAK TERTAHANKAN”

Saat sepi yang rajam rindu dihati
Kuingin menyentuh senyummu
Menari diantara mimpi malamku
Mungkinkah ada sisa mimpi dari masa lalu
Yang diam tertinggal dihatimu
Hingga serpihan bathin kita kembali menyatu

Jauh ………
Begitu jauhnya jarak memisah jiwa
Selalu saja tawamu menyapa khayalku
Membaui aroma wangi cintamu
Nyalakan bara rindu dihati
Kekasih adakah yang lebih berarti dari memimpikanmu


“KERINDUAN”

 Seribu hari tak kutemui senyummu
Ada gejolak yang mengunci makna
Mengiris tanda tanya dibathin sunyi
Inikah jejak rindu yang kau tebarkan
Hingga ku rasa cinta dan luka

Seribu hari tak kutemui senyummu
Rasa hati gelap seluas mendung
Dan tiupan angin terbangkan bayangmu
Hilang meninggalkan wangimu 
Melintas diantara luka yang tertinggal
Sisakan seribu senyummu
Membekas darah beku dihati….

“PUISI HATI”

Rumusan kata pujian keindahan
Tercipta dari ungkapan rasa dihati
Untuk para kekasih yang dibelenggu rindu
Yang berteman sepi untukmu terciptalah puisi ini

Puisi yang hibur hati dikala rindu akan kekasih
Pengantar tidur dikala sepi malam menyiksa mimpi
Yang berharap esok temui jejak kekasih
Untuk habiskan waktu yang terbuang percuma

Puisi hati pujangga cinta
Tentang keinginan dan kerinduan hati
Tertulis indah dalam impian hati para pecinta
Tersirat dalam kecupan lembut dibibir kekasih

Adakah yang lebih berarti dari cinta
Adakah yang lebih indah dari cinta
Lisan para pujangga menari di kalbu
Untuk para kekasih yang merindu

……………………………..
Ketika kau rajut prasangka dikehidupanku
Ketika kau ikatkan cela dikehidupanku
Sungguh… engkau takkan mampu 
Merobohkan kuatnya benteng kesabaranku
Engkau takkan sanggup
Menumpahkan bejana nikmatnya mencintai


“YANG PERGI BIARKAN PERGI”

Kau seorang pengecut
Selalu saja lari dari masalah
Kau biarkan itu bebani hatimu
Seakan dunia berhenti berputar

Kuingin kau lihat aku
Jangan kau palingkan matamu
Hidup ini terlalu indah dihancurkan
Bukan kenangan yang akan membunuhmu

Jangan kau sembunyi disudut ruang
Dan berharap ini akan berlalu
Masalah bukan untuk dihindari
Hadapi semua karna kita yang berbuat

Semua ini karna ulah diri
Alasan hanya pelampiasan saja
Halalkan segala cara
Untuk dapatkan kedamaian

Hanya pengecut yang selalu berlari
Hindari segala hasil perbuatan diri….


“KACA HAI KACA”

Matamu tak akan bisa mendustaiku
Walaupun kau tersenyum di depanku
Yang terlihat hanyalah yang semu
Karna akulah jiwa yang miliki semua rahasiamu

Usah kau dustai aku dengan senyummu
Dimatamu jelas kulihat hancurnya hatimu
Ungkapkanlah resah jiwamu
Menangislah didepanku

Biarkan mengalir airmatamu
Agar lepas segala beban jiwamu
Hanya ada kita, kau dan aku
Ini akan menjadi rahasia, hanya kita yang tahu

“ yang paling tahu rahasia kita adalah cermin…..
Hanya di depan cermin kita bisa jujur,
pada bias diri kita yang terpantul dicermin…..”


“INDAHNYA MEMILIKI CINTA”

Denyut nadiku berpacu melawan cahaya
Saat dua jiwa bersatu untuk saling memiliki
Dalam ikatan yang suci
on Tuhan …. Indahnya cinta

Aku ingin jagat semesta tahu
Aku menemukan belahan hatiku
Berhentilah sejenak sang waktu
Agar aku bisa menikmati

Alam raya berhentilah sejenak
Lihatlah dua insan yang dimabuk arak percintaan cinta
Tidakkah kau ikut tersenyum …???
Tidakkah ingat saat adam dan hawa bersatu …???

Tidakkah kau rindu akan kenangan itu …???
Kini lihatlah adam dan hawa yang terlahir
Dalam percintaan dua insan yang terbuai asmara
Tetaplah sebentar begitu…

“KESEPIAN MENCARI KESENDIRIAN”

Aku adalah binatang kesepian
Yang mencari makna terlahirkan
Aku adalah jiwa dari kata makian
Ungkapan segala kebencian

Mata hatiku adalah kematian
Membayang dibelakang ketidakpuasan
Lidahku bukanlah ungkapan kata rayuan
Aku binatang kesepian dalam kesendirian …..

Merataplah wahai betinaku
Air matamu tuak yang memabukanku
Luka hatimu piala kemenanganku
Aku binatang kesepian yang menantang duniamu

Hujatlah sukmaku …..
Rajamlah jiwaku ……
Bunuhlah hatiku …….
Tapi kau takkan mampu melukai EGOku ……

Hatiku sebongkah salju kebekuan
Takkan meleleh oleh panasnya betina
Benakku adalah kegelapan
Tertawa saat kau terluka

Aku binatang kesepian mencari kesendirian

“PENGHARAPAN AKAN MAAFMU”

Rindu … apakah itu rindu ?
Wahai semesta adakah yang tahu 
Saat turunnya rindu …?
Terlahirkah ia bersama berputarnya waktu ?

Dan kini… kuhujat para pujangga
Darinya lahir syair pengharapan cinta
Oh… kekasih, kau boleh rajamlah jiwaku….
Karna jiwa ini masih juga menginginkanmu

Kumohon … hancurlah kau rindu
Agar hilang segala rasa dikalbu
Wahai cinta … bunuhlah rinduku
Agar aku bisa lupakan indahnya masa lalu

Kekasih .. jika diammu adalah bentengmu
Maka ku mohon teruslah diam di situ
Agar rindu mengiris hatiku pilu
Upah dari segala khianatku

 “SALAH MEMILIHMU”

kau hadir menggetarkan bumi jantung ku
merasuk dan menerjang saraf-saraf cinta ku
aku terdampar di palung cinta terdalam mu
terhempas dan terjerat jaring-jaring asmara mu
lalu kau tancapkan busur panah terdasyat mu
membuat ku terhempas menusuk langit
meluluh lantahkan jiwa-jiwa kesepian ku

wahai mahluk penebar cinta
sudah cukup kau buat ku gila
jangan kau tambah dan membuat ku sakit jiwa
sudah cukup kau tebar pesona
malah kau tambah sebuah cerita

aku sudah kau luluh lantahkan
meski ku ingin sangat memiliki mu
tapi sikap mu membuat ku kecewa
seakan hati ini tak ada harganya di mata mu

cinta ku tlah salah memilih
kau hancurkan semua rasa yang pernah ada
tak sekalipun niat ku tuk melukai mu
tapi kau sudah bertindak lebih jauh
apalah arti cinta ku sekarang
kau yang tlah menelantarkan hati ku
pergilah dan jangan harap aku menunggu
dan jangan harap aku ada untuk mu

“CINTA SEJATIKU”

jika kau menjadi pacarku
aku kan taburkan bintang-bintang  siang dan malam
jika kau jadi bagian hidupku
aku akan menjadi seorang yang kamu inginkan
meski semua yang ku ucapkan tidak mungkin
denganmu itu akan kujadikan mungkin
karena kau adalah semangat dan kesaktianku

jika kau menolak apa yang aku katakan
aku takan biarkan bintang menyinari malammu
takan biarkan matahari datang siang untukmu
dan takan kubiarkan kamu tersenyum karena cinta yang lain
jika kau masih angkuh menolaku
jangan salahkan aku jikalau rumahmu ambruk

aku sayang kamu
aku cinta banget sama kamu
aku akan makan cinta mu
aku pasti kenyang dengan sayangmu
biar kata cinta ini buta
tapi untukmu aku akan jadi kesatria
untuk melindungimu dari pria-pria buaya

“CINTAKU DIRINTIK HUJAN”

demi cinta yang sedang berjalan
demi kebahagiaan yang ku dapat sekarang
ku ucapkan terima kasih untukmu
atas cinta yang kau berikan
cinta tulus dari bidadari keindahan
yaitu dirimu, dirimu yang sejuk

cintaku dirintik hujan
di tetesan embun
di lautan luas yang dangkal
di air yang mengalir
di semua kejernihan yang mengendap

cintaku dirintik hujan
tak terhitung
datang beribu-ribu kelembutan
memberikan kemakmuran
dan kesegaran dalam jiwa

terimakasiih sayang
atas rintikan cinta yang kau jatuhkan
kini akan ku jaga dan kutampung
rintikan cintamu meski penuh
dan merobek dinding hatiku

DI SUDUT KOTA METROPOLITAN




























Dengarlah bisikanku kasih
Bisikan kerinduan hati dari sudut metropolitan
di sudut kota surabaya kenanganku tertulis rapi

Seiring berhembusnya anginsiang ini
Semilir meniup halus diriku
Kurasakan kesejukan ... dalam sekali ...
Bersama itu juga, hatiku terasa dingin

Di pojok sebuah kamar
Di sudut kota metropolitan
Sebuah hati memendam perasaan
Kerinduan yang semakin bergelora

Disini, di kota ini, kupendam semua hasrat
Cinta dan kerinduan yang mendalam
Serta hasrat seorang insan yang kasmaran
Semakin kurasa semakin dalam  adanya

Lewat angin yang berhembus melintas
Kutitipkan dan kugantungkan kerinduan
Padamu yang jauh disana
Kiranya kau sambut dengan hangatnya jiwa

Kasih ....
Adakah perasaan yang sama di hatimu
Perasaan yang lama terpenjara
Oleh jarak dan waktu
Hingga kerinduan kian menggelora

Dari jauh ku kirim rinduku padamu
Yach ... Hanya untukmu seorang
Sebuah rasa yang muncul dari dasar hati
untuk mengenangmu mengenang rasaku untukmu
dari sudut kota ini aku kumpulkan serpihan serpihan kecil kenanganku

I REMEMBER


When I looked into your eyes
I knew it was true.
My heart never lies
I was in love with you.
As you stood there
just looking around,
my whole body melted
into the ground.
I remember the day,
I remember the time,
I remember the place,
It was always on my mind.
You looked so good
in your shirt and jeans.
I remember that night,
you were in my dreams.
I wish I could be with you
day after day,
Because I love you
more than words can ever say.

indonesia

Ketika aku melihat ke mata Anda
Aku tahu itu benar.
Hatiku tidak pernah berbohong
Aku jatuh cinta dengan Anda.
Ketika Anda berdiri di sana
hanya melihat-lihat,
seluruh tubuhku meleleh
ke dalam tanah.
Aku ingat hari itu,
Aku ingat saat itu,
Aku ingat tempat,
Itu selalu di pikiran saya.
Anda tampak begitu baik
di baju Anda dan jeans.
Aku ingat malam itu,
Anda berada di mimpi saya.
Aku berharap aku bisa bersamamu
hari demi hari,
Karena aku mencintaimu
lebih dari kata-kata yang pernah bisa mengatakan.

KUMPULAN STATUS FACEBOOK

*Kini makin terasa kehilanganmuw
  aktu seakan membunuhku dalam rindu
  di kesunyian hidupku kau
  tebarkan aroma cinta dalam hatiku.

*Jika suatu hari nanti
  aku tak bisa kau hubungi
  datanglah kepadaku
   karna jika terlambat...
  carilah aku dideretan batu batu
  bahawa aku sedang merindu

*.kepergianmu meninggalkan sejuta kenanganmu
  kepergianmu membawa separuh hidupku
  kepergianmu merantai jiwaku.

*Kehilanganmu tlah membuat kepiluan hati
  cinta tulusmu membelenggu jiwa dan nurani
  hingga tak berhasrat aku tuk mencari pengganti
  hilangmu menambah sesal dalam sanubari

*Dan jika suatu hari nanti
  jika kau tak bisa lagi ditegur..
  aku berjanji akan diam seribu bahasa.

*Jika suatu hari nanti
  jika kau pergi jauh....
  jangan takut memberi tahuku
  aku berjanji tak akan menghalangmu

*Jika suatu hari nanti
  jika kau menanggis...
  panggil lah aku,
  aku tidak berjanji akan membuatmu tertawa
  tapi aku bisa menanggis bersama

*Memandang mu aku pun tak mau
  apa lagi memaafkan perbuatanmu
  biarlah ku pergi dari hidupmu
  dari pada kau sakiti aku

*Sungguh teganya dirimu menghianati diriku
  kau selingkuh dengan sahabatku
  dimana hati nuranimu
  hingga kau hancurkan harapanku.

*Kulantangkan pekik dilangit tinggi,
  seraya kujunjung kepalan jemari.
  gelegar aumanku dari hati,
  untukmu jiwa ragaku ibu pertiwi.

*Luka di tubuh dapat cepat sembuh, tapi luka di hati tidak bisa sembuh dalam hitungan hari,
 hanya keikhlasan yang mampu mengobati.

JAKARTAKU








dulu aku sudah mencoba untuk merintis masa depan
namun aku tak bisa melanjutkannya
menjadi seorang yang mandiri dan sukses
karena aku masih punya kekeurangan untuk berjuang di hidupku

yach cinta
bersama cinta aku rasa lengkap untuk semangat
mencapai apa yang ingin aku dapat
menemukan sebuah kehidupan luar biasa untuk masa depan

aku pulang
tuban kota tercinta
di pelososk desa tempat tinggalku
di sana aku mengikiti sang waktu

oh sungguh istimewa
aku menemukan cinta
cinta yang merubah segalanya dalam kehidupan ini

namuan apa daya
harus ku jalani
rintangan menghadang,
ujian berdatangan,
menimpa diriku
aku tak menyerah terus perjuanagakan
untuk mendapatkan apa yang aku nginkan cinta yang sejati

waktupun terus berputar
dia sang kekasihku pergi meninggalkanku
menjalani jalan hidupnya
dia memilih jakarta kota pilihannya

akupun tak sanggup jauh darinya
dan aku putuskan jugta untuk pergi
kembali ke jakarta
menyusul dirinya sang kekasih pujaan hati

aku memulainnya kembali
disini jakarta ibu kota negaraku indonesia
merintis kesuksesan untuk mencapai suatu keindahan
denga niat cintaku kepadanya

sang kekasih
aku disini memperjuanagakan cinta kita
melewati rintanaga dan menjawab ujian juga teka teki cinta kita
untuk menemukan cinta sejati yanga aku damba

semoga jakarta menjawabnya untuku

LEMBAR KATRESNAN


    Menawa rasa matine ati
    Mesti jiwa tansah kapang
    Umpama ati kapenjara asmara
    Apa bisa jiwa ngapusi
    Menawa saperangan ati ngantu-antu
    Mesti separo liyane ngenteni
    Umpamane setengah ati tansah (han)jaga
    Bisa ora saperangan liyane nglaleake
    Menawa ati tiba sengsara
    Mesti jiwa luwih lara

    Pujaning atiku..
    Apa sing bisa tak tindaake
    Aku mung wanita sing kakungkung geni asmara
    Wanita sing atine wis kadusta
    Apa sing dipengine saliyane pengin cepet ketemu kalawan sing ndusta ati
    Sing pada-padane laksana kidung swarga sing ngalun-alun ing karnaku
    Sing nggawe kentir kapal jiwaku ing tengahing samudra rasa sing tan winates

    artinya dalam Bahasa Indonesia:

    Bila rasa membius kalbu
    Tentu jiwa slalu merindu
    Andai hati tertawan asmara
    Bisakah jiwa membohonginya
    Bila sebagian hati menanti
    Tentu setengahnya lagi menunggu
    Andai separuh hati slalu terjaga
    Bisakah sebagian lagi melupakanya
    Bila hati jatuh merana
    Tentu jiwa lebih tersiksa

    Kekasihku…
    Apa yang bisa kuperbuat
    Aku hanya wanita yang tertawan api cinta
    Wanita yang hatinya telah tercuri
    Apa yang diinginkan selain ingin cepat bertemu dengan si pencuri hati
    Yang syair – syairnya laksana kidung surgawi yang mengalun lembut di telingaku
    Yang membuat hanyut bahtera jiwaku di tengah lautan perasaan yang tak bertepi