Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label PANTUN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PANTUN. Tampilkan semua postingan

PANTUN NASEHAT


Banyak sayur dijual di pasar
Banyak juga menjual ikan
Kalau kamu sudah lapar
cepat cepatlah pergi makan


Kalau harimau sedang mengaum
Bunyinya sangat berirama
Kalau ada ulangan umum
Marilah kita belajar bersama


Hati-hati menyeberang
Jangan sampai titian patah
Hati-hati di rantau orang
Jangan sampai berbuat salah


Manis jangan lekas ditelan
Pahit jangan lekas dimuntahkan
Mati semut karena manisan
Manis itu bahaya makanan
.


Buah berangan dari Jawa
Kain terjemur disampaian
Jangan diri dapat kecewa
Lihat contoh kiri dan kanan


Di tepi kali saya menyinggah
Menghilang penat menahan jerat
Orang tua jangan disanggah
Agar selamat dunia akhirat


Tumbuh merata pohon tebu
Pergi ke pasar membeli daging
Banyak harta miskin ilmu
Bagai rumah tidak berdinding


Pinang muda dibelah dua
Anak burung mati diranggah
Dari muda sampai ke tua
Ajaran baik jangan diubah


Anak ayam turun sepuluh
Mati satu tinggal sembilan
Tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh
Supaya engkau tidak ketinggalan


Anak ayam turun sembilan
Mati satu tinggal delapan
Ilmu boleh sedikit ketinggalan
Tapi jangan sampai putus harapan


Anak ayam turun delapan
Mati satu tinggal lah tujuh
Hidup harus penuh harapan
Jadikan itu jalan yang dituju


Ada ubi ada talas
Ada budi ada balas
Sebab pulut santan binasa
Sebab mulut badan merana


Jalan kelam disangka terang
Hati kelam disangka suci
Akal pendek banyak dipandang
Janganlah hati kita dikunci


Bunga mawar bunga melati
Kala dicium harum baunya
Banyak cara sembuhkan hati
Baca Quran paham maknanya


Ilmu insan setitik embun
Tiada umat sepandai Nabi
Kala nyawa tinggal diubun
Turutlah ilmu insan nan mati


Ke hulu membuat pagar,
Jangan terpotong batang durian;
Cari guru tempat belajar,
Supaya jangan sesal kemudian


Tiap nafas tiadalah kekal
Siapkan bekal menjelang wafat
Turutlah Nabi siapkan bekal
Dengan sebar ilmu manfaat

PANTUN PERSAHABATAN

Di Kalimantan membangun rumah
   Rumah dibangun ditengah desa
Persahabatan yang paling indah
   Takkan ku lupa sepanjang masa

   Tutup pintu rapat-rapat
Jangan sampe dilihat orang
   Kalo kamu ngaku sahabat
Kenapa Loe nusuk dari belakang

Bang Markum beli baju batik
   Assalamu'alaikum temanku yang baik....???

   Pergi ke pasar membeli mangga
Jangan lupa membeli pita
   Hati siapa yang tak berbangga
Punya sahabat yang cantik jelita

Burung Elang burung Gelatik
   Banyak burung terbang di Hutan
Aduh eneng makin cantik
   Apakah boleh kita berkawan....???

   Satu,dua,tiga,empat
Lima,enam,tujuh,delapan
   Betapa senangnya punya sahabat
Sahabat yang baik dan juga tampan

Makan roti di Filipina
   Makan ketupat di Malaysia
Tak pernah hati ini merana
   Karena sahabat selalu setia

   Ada papan, ada paku
Ada maling alias garong
   Kalo kamu ngaku sahabatku
Beliin aku pulsa dong...!!!

Paling enak makan soto babat
   Apalagi ditambah kecap
Paling demen punya sahabat
   Rajin menolong tak banyak cakap

   Paling enak makan bakso urat
Makannya sama si Kadir
   Paling enak banyak sahabat
Apalagi sering ditraktir.....

Pergi ke warung membeli ragi
   Karena disuruh sama si Nyonya
Tidak usah diragukan lagi
   Akulah sahabatmu selamanya

   Pak Camat lagi pidato
Pak Lurah lagi ceramah
   Walau badan kamu penuh tato
Ternyata kamu orangnya ramah

Ke Arab beli permadani
   Sekalian membeli kurma
Satu hal yang selalu kuyakini
   Persahabatan kita akan selamanya

   Lewat jembatan pegangan tali
Ikatan tali mudah terbuka
   Lewat persahabatan yang sejati
Ikatan akan lebih terasa

Ke pasar beli pita
   Beli juga sekotak dupa
Selain aku cantik jelita
   Aku juga bisa jadi sahabat setia....

   Kalau mandi gak usah nangis
Jangan lupa bawa handuk
   Hai kamu yang manis
Kita temenan yukk,,,???

Kembang gula nyangkut di gigi
   Untuk aku minum jamu
Kemanapun kamu mau pergi
   Kamu tetap jadi sahabatku

Hujan turun laut memburu
   Dingin malam mengusik kalbu
Biar batu menjadi debu
   Aku tetap sahabatmu

Mata perih mengupas bawang
   Sampai menangis tersedu-sedu
Wahai temanku tersayang
   Aku sangat merindukanmu

   Pergi berlayar dengan perahu
Ketemu hiu beranak satu
   Hanya kamu teman baikku
Semoga kita tetap bersatu

PANTUN KRITIK

Burung elang terbang di udara.
Terbang meninggi menembus awan.
Sebab korupsi merajalela.
Kita bersatu untuk melawan.

Burung pipit terbang ke sawah.
Meloncat-loncat di atas tanah.
Sebab korupsi menjadi wabah.
Kita bersatu untuk mencegah.

Kapal berlabuh di Surabaya.
Merapat ke pantai membuang jangkar.
Sebab korupsi jadi budaya.
Kita bersatu untuk membongkar.

Buah semangka dibelah-belah.
Jika dimakan rasanya manis.
Sebab korupsi menjadi lumrah.
Kita bersatu untuk mengikis.


Pantun Anti Korupsi (2)

Ikan kecil si ikan teri.
Dalam hidangan untuk lauknya.
Sebab korupsi rusak negeri.
Kita harus menghentikannya.

Burung merpati si burung dara.
Makan jagung di tengah lapangan.
Sebab korupsi rakyat sengsara.
Kita harus katakan jangan.

Buah cempedak dan buah nangka.
Dimakan manis terasa di lidah.
Sebab korupsi rakyat menderita.
Kita harus katakan sudah.

PANTUN KRITIK SOSIAL

Paling licin itu sih belut
Tinggal di lumpur dan rawa-rawa
Banyak pejabat menjadi badut
Karena kelakuannya bikin ketawa
  1. TUPAI
Sepandai-pandai tupai melompat
Sekali waktu gagal juga
Selihai-lihai dictator menipu rakyat
Pada akhirnya terjungkal juga
  1. TOKEK
Di bubungan atap bersembunyi tokek
Berbunyi nyaring di malam hari
Waktu sekolah gemar mencontek
Jadi pemimpin suka korupsi
  1. KAMPRET
Pemakan buah namanya kampret
Memburu risky berkawan-kawan
Datang rapat pakai jam karet
Banyak terjadi,ditiru jangan
  1. TIKUS
Dilumbung padi  banyak tikus
Tikus diburu meloncat-loncat
Sudah revormasi,KKN jalan terus
Tandanya kita jalan di tempat

PANTUN MORALITAS

1.      Inner beauty
Yang warnanya putih bunga melati
Warna orange bunga flamboyan
Inner beauty kecantikan hati
Pesona sejati setiap insane
2.      In The Mood
Ada gula ada semut
Bumga bermekaran lebah menyerbu
Dalam berkarya butuh in the mood
Supaya tercipta seni bermutu
3.      CAPER
Kuper itu kurang pergaulan
Cari  perhatian disebut caper
Orang yang shalih bersikap menyejukkan
Para penjahat berwajah angker
4.      NGOCOL
Ngerocos bicara namanya ngocol
Suka menegur disebut nyinyir
Kiat menghindari bodoh dan tolol
Mengolah rasa mengasah piker
5.      PUISI
Puisi itu karya empu yang berisi
Kalimat verbal aktif dan pasif
Egaliter sikap terpuji
Deskriminatif tindakan naïf

PANTUN RELIGIUS

1.      Terindah
Aneka kembang menghias taman
Bunga padma berwarna merah
Jagad raya ini penuh perhiasan
Hiasan terindah wanita solehah
2.      Cantik
Di laut lepas ombak berkejaran
Lama tak hujan panaspun terik
Tandanya bahwa orang itu beriman
Perilakunya baik,akhlaqnya cantik
3.      Lupus
Serial lupus Hilman Hariwijaya
Kisah popular untuk hiburan
Berhati tulus berakhlaq mulia
Wujud nyata kuatnya iman
4.      Ustad Gaul
Ustad nan gaul Jefry AL-bukhori
Memberi ceramah pemakai acting
Jagalah hati janganlah nodai
                 Taat pada  Allah,pantang berpaling
5.      kambing
Bukan kambing sembarang kambing
Kambing hitam kakinya dua
Walau hidup terbanting-banting
Iman di dada janganlah sirna

GUYONAN


Dino sloso mangan telo
Telo alit dudu telo rambatan
Pamitmu lungo arep kerjo
Golek dwit nyukupi kebutuhan

Jemuah legi sloso wage
Kulak'an lele soko bengawan
Nanging saiki opo nyatane
Ning kono kowe malah ngrabi prawan

Mlaku-mlaku nemu kikir
Kiker gede go ngukir kayu
Opo aku ora mbok pikir
Urip dewe ngurus bocah 7

Panen pete karo rambutan
Ketiban bluluk rasane pengap
Pancen kowe lanang mung aran
Bandamu man*k ora tanggung jawab.


Nyang Purwodadi tuku kemangi
Numpak jaran sangune madumongso
Dadi lamun ing wanci wengi
Yen awan atiku nelongso

Nugel wet koro nggawe graji
Dilemeki terpal karo ondo
Sliramu tego mring janji
Tego ninggal aku lungo

Golek tuak digawe jamu
Olehe sawut karo paku
Tak lilakne lungamu
nadyan abot jroning batinku

Menyan digowo nyang gunung Semeru
Ono kwali neng duwur buku
Snadyjn adoh padan dunungmu
Ojo nganti lali marang aku

PANTUN


dikarenakan anda tetap jujur,
bikin hatiku jadi tambah sayang,
sayang, sehabis sholat dhuhur,
kuucapkan mat makan siang
***********************

anak-anak membawa tas,
membawa tas pergi sekolah,
sayang, selamat beraktifitas,
serta semoga bisa rezeki barokah
************************

ke cimanggis beli kopiah

kopiah indah kan kau dapati
demikian banyak gadis yang singgah
cuma dinda yang memikat hati
************************

jalan-jalan ke kota paris
banyak tempat tinggal berbaris-baris
supaya mati diujung keris
asal bisa dinda yang manis
*************************

meskipun saya udah kenyang
terus mesti minum jamu
wanita yang ku sayang
bolehkah saya bertamu
***********************

Hati senang diundang pesta
Sahabat lama yang sedang dinanti
Apakah ini artinya cinta
Jika tanpa tulus di hati
***********************

Malam Senin ada tamu
Masuk rumah pake sepatu
Kalo adek mau jadi Pacarku
Alhamdulillah yah sesuatu
**********************

Kemanapun kaki melangkah
Aku selalu mengurai doa
Kemanapun cinta merambah
Aku selalu mengurai setia

**********************

PANTUN CINTA



Beribu-ribu pohon beringin
hanya satu si pohon randu
saat malam terasa dingin
hanya wajahmu yang aku rindu

buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta

buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta

Dinda cantik tinggi semampai
Dada bidang rambut mengurai
Putih melepak lembut gemulai
Kakanda melihat rasa terkulai

Walau banyak bunga di taman
Bunga mawar masih dikenang
Walau banyak kupunya teman
Dalam hatiku dinda seorang

Pohon selasih tumbuh melata
Tumbuh perdu jauh di sana
Sepasang kasih mabuk bercinta
Siang merindu malam merana

Tinggi-tinggi burung merbuk
Terbang melayang ke tanah rata
Hati teringat mulut menyebut
Wajah terbayang di depan mata

Hujan basah habis pun basah
Duduk sendiri tidak mengapa
Sudah lama kita berpisah
Baru kini kita berjumpa

Di celah batu bunga terselit
Lembut debu bunga seroja
Kasih tuan kasih di kulit
Tanam tebu di bibir saja

Rumah di kota amatlah bersih
Tempat bermain si orang kaya
Berpantang mata berasa kasih
Jumpa yang lain lupakan saya

Pokok selasih pokok bayam
Dalam kepuk buah berangan
Seorang kasih seorang sayang
Tidak bertepuk sebelah tangan

Rumput kuberantas habis nantang
Burung serindik mematuk batu
Beribu melintas di depan bayang
Hanyalah abang yang paling aku rindu